Selasa, 12 Januari 2021

Makalah Pentingnya Evaluasi Perkembangan AUD

 

TUGAS MAKALAH

PENTINGNYA EVALUASI PERKEMBANGAN AUD

DOSEN : DR. SUPRIYADI, M.Pd








   


 

DISUSUN OLEH :

SRI HARTINI

 

 

 

UNIVERSITAS PANCA SAKTI

PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

TAHUN 2021

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

 

1.      LATAR BELAKANG

Penilaian merupakan komponen penting dalam penyelenggarakan pendidikan. Dalam penilaian terdapat system penilaian dan kualitas pembelajaran. sistem pembelajaran yang baik akan menghasilkan kualitas yang baik. sistem penilaian yang baik akan mendorong para pendidik untuk menentukan strategi mengajar yang baik dalam memotivasi peserta didik yang lebih baik .perkembangan anak usia dini merupakan perkembangan usia emas yang sangat memiliki makna bagi kehidupannya kelak.jika usia emas itu di optimalkan pertumbuhannya melalui pendidikan yang tepat Developmentally Appropriate Practice (DAP ). Perkembangan kemampuan dasar anak juga penting untuk diperhatikan karena anak usia dini masih dalam pertumbuhan dan perkembangan.pendidikan diindonesia masih rendah bahkan masih jauh di bandingkan dengan Negara lain.Dalam evaluasi pembelajaran anak usia dini guru senanatiasa memperhatikan karakter anak .

Pembelajaran untuk anak usia dini memegang peranan yang sangat penting bagi pembentukan kemampuan dan sikap belajar pada tahap yang lebih lanjut. Dalam suatu pembelajaran peran guru bukan semata-mata memberikan informasi, melainkan juga mengarahkan dan memberi fasilitas belajar (directing and facilitating the learning) agar proses belajar lebih memadai. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Mohammad Ali (2007) bahwa pembelajaran adalah upaya yang dilakukan guru dalam merekayasa lingkungan agar terjadi belajar pada individu anak.

2.      RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah, yaitu :

1.      Apa pengertian dan fungsi evaluasi?

2.      Bagaimana penilaian di Taman Kanak-kanak?

3.      TUJUAN

Tujuan penulisan makalah ini merupakan sasaran yang hendak dicapai dalam pembelajaran mengenai evaluasi/penilaian pada pembelajaran di TK. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengetahui pengertian dan fungsi evaluasi
  2. Mangetahui penilaian di Taman Kanak-kanak

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

1.      Pengertian dan Fungsi Evaluasi

Secara harfiah kata evaluasi berasal dari bahasa inggris evaluation, daalam bahasa Arab al takdir, dalam bahasa Indonesia berarti penilaian. Akar katanya adalah value, dalam bahasa Arab al qimah, dalam bahasa indonesia berarti nilai.

Menurut Guba dan Lincoln dalam Sanjaya, Wina (2005: 181) mendefinisikan evaluasi merupakan suatu proses memberikan pertimbangan mengenai nilai dan arti sesuatu yang dipertimbangkan. Ralph Tyler dalam Tayibnas, Farida Yusuf (2008: 30 evaluasi adalah proses yang menentukan sampai sejauh mana tujuan pendidikan dapat dicapai. Maclcolm, Provos evaluasi adalah sebagai perbedaaan apa yang ada dengan suatu standar untuk mengetahui apakah ada selisih. Istilah evaluasi berasal dari bahasa inggris yaitu “evaluation” istilah ini diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah “penilaian”. Penilaian merupakan suatu pekerjaan yang selalu dilakukan oleh manusia di dalam kehidupannya.

Suharsumi Arikunto mengatakan evaluasi meliputi dua bagian yaitu mengukur dan menilai. Mengukur adalah membanding suatu dengan suatu ukuran, pengukuran bersifat kuantitatif, dan penilaian yaitu mengambil keputusan terhadap suatu dengan suatu ukuran baik buruk, kualitatif.

Gilbert Sax dalam Arifin, Zainal (2011: 5) bahwa evaluation is a process through which a value judgement or decision is made from a variety of obsersation and from the backround and training of the evaluator. Bloom dalam Daryanto (2008: 1) mengatakan “evaluation as we see it, is the systematic collection of evidence to determine whether in fact certain changes are taking place in the learness as well as to determine the amount or degree of change in individual student”. Artinya evaluasi, sebagaimana kita lihat adalah pengumpulan kenyataan secara sistematis untuk menetapkan apakah dalam kenyataannya terjadi perubahan dalam diri siswa dan menetapkan sejauh mana tingkat perubahan dalam diri siswa.

Adapun evaluasi berfungsi sebagai berikut:

1.      Evaluasi berfungsi sebagai selektif

Dengan cara mengadakan evaluasi guru mempunyai cara untuk mengadakan seleksi terhadap siswanya, tujuannya yaitu untuk memilih siswa yang dapat diterima di sekolah tertentu, untuk memilih siswa yang dapat naik ke kelas atau tingkat berikutnya, untuk memilih siswa yang seharusnya mendapat beasiswa, untuk memilih siswa yang sudah berhak meninggalkan sekolah dan sebagainya.

2.      Evaluasi berfungsi sebagai diagnostik

Apabila alat yang digunakan dalam evaluasi cukup memenuhi persyaratan, maka dengan melihat hasilnya, guru akan mengetahui kelemahan siswa.

3.      Evaluasi berfungsi sebagai penempatan

Sitem baru yang kini banyak dipopulerkan di negara barat, adlah belajar sendiri. Pendekatan yang lebih bersifat melayani perbadaan kemampuan, adalah pengajaran secara kelompo. Untuk dapat menentukan pasti di kelompok mana seorang siswa harus ditempatkan, digunakan suatu evaluasi.

4.      Evaluasi berfungsi sebagai pengukuran keberhasilan

Fungsi evaluasi disina adalah untuk mengetahui sejauh mana suatu program berhasil diterapkan.

Adapun fungsi lain dari evaluasi adalah :

  1. Perbaikan sistem, peran evaluasi lebih bersifat konstruktif, karena informasi hasil penilaian dijadikan input bagi perbaikan-perbaikan yang diperlukan di dalam sistem pendidikan yang sedang dikembangkan.
  2. Pertanggung jawaban kepada pemerintah dan masyarakat, dalam pertanggung jawaban hasil yang telah dicapainya, pihak pengembang perlu mengemunkakan kekuatan dan kelamahan dari sistem yang sedang dikembangkannya serta usaha lebih lanjut yang diperlukan untuk mengatasi kelemahan – kelamahan tersebut.
  3. Penetuan tindak lanjut hasil pengembangan, tindak lanjut hasil pengembangan sistem pendidikan dapat berbentuk jawaban atas dua kemungkinan pertanyaan : (1) apakah sistem baru tersebut akan atau tidak akan disebarluaskan? (2) dalam kondisi yang bagaimana dan cara yang bagaimana pula sistem baru tersebut akan disebarluaskan?
  4. Penilaian Di Taman Kanak – Kanak

 

2.      Pengertian dan Tujuan Penilaian di Taman Kanak–kanak

Penilaian di TK merupakan usaha mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan serta menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik melalui kegiatan belajar. Penilaian ini juga merupakan upaya untuk mendapatkan informasi atau data secara menyeluruh yang menyangkut semua aspek kepribadian anak terhadap proses dan hasil ndari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai melalui proses pembelajaran, meliputi perkembangan fisik-motorik, sosial, emosi, kognitif dan nilai – nilai lain serta seni.

 

Tujuan penilaian yang dilakukan di TK adalah:

  • Untuk mengetahui kegiatan anak TK dalam melaksanakan proses belajar dalam kurikulum
  • Untuk merangsang kegiatan anak TK dalamnmelaksanakan proses belajarmengajar
  • Untuk mencari keberhasilannatau tidak berhasil dalam proses belajar
  • Untuk memperoleh informasi apakah kegiatan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan anak
  • Untuk memperoleh masukan tentang kekuatan dannkelemahan dari suatu kegiatan belajar sehingga dapat digunakan untuk merencanakan kegiatan belajar berikutnya
  • Untuk mendapatkan gambaran tentang pola dan gaya interaksi anak dengan orang lain
  • Untuk mendapatkan gambaran tentang berbagai kebiasaan baik yang positif maupun negative pada diri anak serta hal- hal yang disukai maupun yang tidak disukai anak
  • Untuk memberikan informasi kepada orang tua dan pihak – pihak tertentu lainnya secara periodic yang berhubungan dengan kemajuan belajar anak dan kendala yang mungkin terjadi.

3.      Komponen Penilaian

Komponen-komponen yang menjadi fokus kegiatan penilaian antara lain, meliputi perkembangan fisik-motorik, kognitif, moral dan sosial, emosiional dan bahasa dan lain sebagainya.

A.    Aspek Perkembangan Fisik Motorik

·         Motorik kasar:

  1. Memanjat tali, tangga, panjatan
  2. Berlari
  3. Melompat
  4. Menendang bola
  5. Melempar bola
  6. Menangkap bola
  7. Main lompat tali
  8. Berjalan pada titian dan sebagainya

·         Motorik halus

  1. Mengancingkan baju
  2. Menggunting pola
  3. Menali sepatu
  4. Mewarnai pola
  5. Makan dengan sendok
  6. Menyisir rambut
  7. Menggambar dan lain sebagainya

·         Organ sensoris

  1. Mendengarkan perintah pendidik
  2. Melihat tulisan atau bagan di papan tulis dari jauh
  3. Mengenali berbagai benda dalam kotak tanpa melihat
  4. Mampu membedakan berbagai macam rasa
  5. Menyebutkan berbagai warna
  6. Menyebutkan ciri-ciri objek dari observasi
  7. Dan sebagainya

·         Kesehatan badan

  1. Seimbang antar tinggi dan berat badan
  2. Aktif dan lincah
  3. Catatan kehadiran baik
  4. Mampu menggunakan berbagai alat permainan di luar kelas

B.     Aspek Perkembangan Kognitif

  • Informasi/pengetahuan figuratif
  • Mengenal nama-nama warna
  • Mengenal nama berbagai bentuk
  • Mengenal berbagai nama benda yang ada dirumah dan fungsinya
  • Mengenal bagian-bagian tubuh
  • Mengenal nama dan alamatnya
  • Mengenal anggota keluarga, teman dan lain sebagainya
  • Pengetahuan prosedural/operatif
  • Menjelaskan bagaimana cara pergi dan pulang sekolah
  • Menjelaskan cara menggunakan berbagai peralatan dirumah atau disekolah
  • Menghitung, menata, mengurutkan dan mengklasifikasikan
  • Mampu ketoilet, memakai baju sendiri dan makan sendiri
  • Pengetahuan temporal dan spasial
  • Mengetahui nama hari dan tanggal
  • Mengetahui waktu siang, kemaren, besok) musin dan cuaca
  • Mengenal lokasi (dibawah, diatas, disamping, kanan, kiri, tinggi dan rendah)
  • Mengenal kecepatan (cepat, lambat)
  • Memori
  • Mengingat alfabet
  • Mengingat nama-nama teman
  • Mengingat nama hari dan lain sebagainya

C.    Aspek Perkembangan Moral

  • Mengenal aturan sekolah
  • Mengenal sopan santun
  • Mengenal otoritas dan lain-lain

D.    Aspek Perkembangan Sosial

Ø  Interpersonal

  • Mampu bermain bersama teman
  • Mau bergantian dan antri
  • Mengikuti perintah dan petunjuk pendidik
  • Mampu berteman, berkomunikasi dan membantunya

Ø  Personal

  • Mampu merespon dan menjawab pertanyaan pendidik
  • Mampu mengekspresikan diri di kelas
  • Percaya diri untuk bertanya, mengemukakan ide, tampil dll
  • Mandiri saat makan, bekerja, memakai pakaian dll

E.     Aspek Perkembangan Emosional

  • Menunjukkan rasa saya sayang pada teman, orang tua dan guru
  • Menunjukkan rasa empati, menolong teman
  • Mengontrol emosi dan agresi, tidak melukai atau menyakiti teman yang lain

F.     Kemampuan Dalam Disiplin Keilmuan

Ø  Matematika

  • Menghitung benda 1-5
  • Menghitung benda 1-10
  • Mengenal angka 1-5
  • Menjumlahkan benda sampai dengan 5

Ø  Sains

  • Kemampuan observasi, mampu mengamati berbagai gejala benda dan peristiwa
  • Mengkomunikasikan hasil observasi dan ide
  • Kemampuan mengklasifikasi, mengelompokkan benda berdasarkan ciri-cirinya
  • Menggunakan ruang dan waktu
  • Menghubungkan sebab dan akibat langsung
  • Melakukan inferensi dll

Ø  Pengetahuan sosial

  • Mengenal nama teman
  • Memiliki teman bermain lebih dari 1 orang
  • Menghargai pendapat orang lain
  • Menunjukkan rasa empati, mau menolong dan berbagi
  • Menunjukkan kemampuan mematuhi aturan

Ø  Bahasa

  • Mampu berkomunikasi dengan orang dewasa dan anak lain
  • Mampu mengkomunikasikan ide melalui drama, bermain atau tulisan
  • Mengenal huruf, memiliki perbendaharaan kata yang cukup dan menunjukkan perkembangan membaca

Ø  Seni

  • Mampu mengekspresikan ida melalui gambar
  • Mampu mengekspresikan diri melalui drama
  • Mampu mengikuti lagu dan senang bernyanyi

4.      Fungsi Penilaian di TK

Adapun fungsi dari penilaian adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan umpan balik kepada guru untuk memperbaiki kegiatan belajar mengajar
  2. Memberikan informasi kepada orang tua tentang ketercapaian pertumbuhan dan perkembangan anaknya agar dapat memperbaiki dan meningkatkan bimbingan serta motivasi
  3. Sebagai bahan pertimbangan guru untuk menempatkan anak dalam kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan anak didik yang memungkinkan anak didik dapat mencapai kemampuan secara optimal
  4. Sebagai bahan masukan bagi pihak lain yang memerlukan dalam memberikan pembinaan selanjutnya.

5.   Prinsip-prinsip Penilaian

Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam kegiatan penilaian di TK adalah sebagai berikut :

  1. Berpusat pada anak

Penilaian yang dilakukan hendaknya berpusat pada semua aktivitas yang dilakukan oleh anak

2.      Berkesinambungan

Penilaian dilakukan secara berencana, bertahap dan terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan proses belajar anak didik sebagai hasil kegiatan pembelajaran

3.      Menyeluruh atau keterpaduan

Perubahan prilaku yang ditetapkan dalam tujuan pembelajaran perlu dicapai secara menyeluruh baik yang menyangkut pengetahuan, sikap, perilaku, nilai, serta keterampilan.

4.      Lebih mementingkan proses dari pada hasil

Penilaian pada anak sebaiknya lebih mementingkan pada pengamatan yang dilakukan selama proses yang berlangsung dan buku pada hasil akhirnya saja. Untuk itu penilaian dilakukan tidak selalu menggunakan “paper and pencil test” tetapi lebih kepada pengamatan secara langsung terhadap aktivitas anak

5.      Berorientasi pada Tujuan

Penilaian di TK berorientasi pada kompetensi yang diharapkan, proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

6.      Objektif dan alamiah

Dalam melakukan penilaian diusahakan seobjektif mungkin, yaitu penilaian hanya memperhatikan objeknya.

7.      Mendidik

Hasil penilaian harus dapat digunakan untuk membina dan memberikan dorongan kepada semua anak dalam meningkatkan hasil pertumbuhan dan perkembangan anak.

8.      Konsisten dan jujur

Penilaian yang dilakukan oleh lebih dari dua orang penilai akan lebih dapat dipertanggung jawabkan ketika membuat rekomendasi atau menentukan tindak lanjut

9.      Kebermaknaan

Hasil penilaian harus bermakna bagi guru, orang tua, anak didik dan pihak – pihak lain yang membutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak

10.  Kesesuaian

Penilai harus memperhatikan adanya kesesuaian antara apa yang diajarkan di TK dengan laporan yang dibuat.

 

 

 

6.Jenis dan alat Penilaian di Taman Kanak – kanak

Terdapat beberapa alat penilaian yang dapat digunakan dalam penilaian yaitu:

a.       Lembaran pengamatan terstruktur atau daftar periksa pengamat guru

Berisi sejumlah aspek yang akan diamati dengan beberapa kategori penilaian yang dilakukan dengan memberi tanda ceklis sesuai dengan apa yang tampak selama pengamatan berlangsung.

b.      Catatan anekdot

Merupakan kumpulan catatan tentang sikap dan perilaku anak dalam situasi – situasi tertentu.Catatan anekdot merupakan catatan singkat peristiwa penting yang mengungkapkan perhatian secara individu. Anekdot dapat mengkomunikasikan informasi sehingga fakta, perasaan dapat lebih terbuka.pencatatan anekdot dapat dilakukan kapan saja dan dapat digunakan hamper setiap saat, berupa kata – kata singkat tentang apa yang dilihat an didengar. Catatan anekdot memiliki 5 karekteristik,yaitu;

  1. Catatan anekdot adalah hasil observasi langsung
  2. Catatan anekdot adalah tepat, akurat, singkat dan spesifik tentang suatu peristiwa
  3. Interpretasi mengenai suatu insiden dicatata terpisah dengan insiden lainnya
  4. Catatan anekdot meliputi konteks perilaku
  5. Catatan anekdot berfokus pada yang tipikal atau tidak biasa untuk anak yang diamati 

c.       Catatan Harian

Berisi catatan kegiatan harian atau kesan – kesan tentang kegiatan kelompok atau perseorangan yang dicatat pada akhir kegiatan.Kelemahannya, catatan ini cenderung agak subjektif dan seing kali menangkap sebuah kesan atau suasana hati yang sekilas.

d.      Lembar pemeriksaan kesehatan harian

Lembar pemeriksaan ini digunakan setiap pagi ketika anak – anak memasuki ruangan kelas. Guru mencatat keadaan kesehatan mereka, terutama yang berhubungan dengan penyakit yang sering diderita oleh anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

e.       Portofolio

Berupa koleksi sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh seorang anak. Portofolio merupakan kumpulan karya anak berupa gambaran, lembar kerja anak,foto atau rekaman kaset pembicaraan anak.

f.        Lembaran wawancara dan percakapan

Diperlukan untuk mengetahui pikiran, ide dari seorang anak atau sejumlah anak.

7. Tahap Kegiatan penilaian

Penilaian di TK menggunakan tiga kegiatan utama yang merupakan rangkaian kerja yang dilakukan oleh pengamat atau guru, yaitu sebagai berikut

a.       Mengamati (observation)

Kegiatan pengamatan adalah proses memperhatikan seseorang anak atau sekelompok anak saat melakukan suatu kegiatan bermain dan belajar

b.      Mencatat ( recording)

Kegiatan mencatat adalah proses mendokumentasikan tentang kegiatan atau dalam suatu kegiatan tertentu yang teramati dengan baik baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif

c.       Melaporkan

Kegiatan melaporkan adalah proses pengambilan keputusan sebagai hasil pengamatan dan pencatatan yang terdahulu untuk selanjutnya diinformasikan kepada pihak orangbtua atau keluarga dalam bentuk laporan baik laporan tertulis maupun laporan lisan.

8.      Teknik Pencatatan

Terdapat pendekatan yang disesuaukan dengan kebutuhan dan peristiwa yaitu sebagai berikut :

1.      Guru selalu menyimpan kertas dan pensil dikantong atau saku untuk dapat menggambarkan kejadian penting dari sebuah ineraksi

2.      Menyimpan kertas dan pensil diruangan kelas untuk mencatat keterangan

3.      Ketika semua kegiatan selesai, catatan – catatan pendek tersebut disalin secara lebih terperinci dan detail kedalam sebuah buku besar untuk diarsipkan

4.      Membuat catatan harian untuk menggambarkan pengamatan spesifik dari kesan – kesan umum tentang suatu kegiatan pada hari tersebut

5.      Menggunakan kartu catatan perorangan untuk setiap anak.

 

 

9.      Pelaporan Hasil Penilaian

Setelah dilakukan pengamatan dan pencatatan tertulis, tahap selanjutnya dari kegiatan evaluasi adalah pelaporan secara tertulis kepada pihak yangberkepentingan terutama untuk mengetahui sejauh mana anak telah mencapai kemajuan perkembangan dan belajarnya, hambatan dan hal- hal lain yang diperlukan sebagai acuan untuk memberikan bimbingan kepada anak.

Laporan hasil evaluasi atau penilaian terhadap anak adalah elemen terpenting dalam kegiatan pembelajaran anak prasekolah

a.       Hakikat laporan tertulis

Laporan tertulis adalah sebuah cara formal untuk memberikan informasi dari pihak sekolah ke pihak orang atau keluarga. Umumnya laporan tertulis berisi catatan tertulis tentang;

·         Aspek dari keseluruhan dimensi perkembangan baik fisik maupun psikis

·         Aspek perkembangan secara spesifik atau khusus baik yang merupakan kekuatan atau kelemahan dari anak secara individu

·         Aspek kebiasaan sehari – hari anak disekolah hal – hal yang disukai dan tidak disukai

·         Aspek yang berhubungan dengan pola dan gaya anak ketika berinteraksi dengan orang lain

b.      Hal –hal yang perlu diperhatikan dalam laporan tertulis

Agar laporan tertulis lebih bermakna dan dapat dipertanggung jawabkan secara akademis maka terdapat beberapa hal penting untuk diperhatikan oleh guru diantaranya :

·         Laporan hendaknya dapat memberikan gambaran tentang anak pada satu satuan waktu tetentu,. Untuk itu perlu dicantumkan hari, tanggal, dan waktu pengamatan langsung

·         Laporan harus dapat mencerminkan sikap kepedulian secara langsung dan objektif

·         Menggunakan ragam bahasa tulis yang positif, dengan penekanan pada kekuatan dan kebutuhan anak

·         Berusaha untuk tidak terkesan menghakimi ketika menulis laporan atau melaporkan perilaku anak pada keluarga

·         Semua informasi yang ditulis pada laporan hendaknya dapat dipertanggungjawabkan

·         Pada akhir uraian selalu tawarkan saran- sarana mengenai cara – cara yang dapat dilakukan sebagai alternative pemecahan masalah

·         Isi laporan jangan menimbulkan kecemasan yang mendalam bagi orang tua atau keluarga

·         Informasi terulis sebaiknya merupakan tinjauan ulang atas informasi yang pernah didiskusikan oleh guru dan orang tua

·         Pada akhir laporan perlu ada keterangan tentang kapan laporan tersebut dibuat dan ditandatangani oleh guru yang bersangkutan serta kepala TK

c.       Rapor atau buku laporan kemajuan anak

Walaupun pada kenyataannya sebagian besar TK menggunakan rapr atau buku laporan kemajuan anak sebagai hasil evaluasi terhadap anak dalam jangka waktu tertentu (satu semester) yang disampaikan kepada orang tua, namun sering kali menimbulkan frustasi pada orang tua maupun guru itu sendiri.Brewer berpendapat bahwa rapor atau buku laporan kemajuan anak bukan merupakan satu satunya pilihan terbaik untuk suatu penilaian yang dapat disampaikan kepada orang tua karena dalam laporan tertulis terdapat keterbatasan sehingga tidak semua kemajuan yang dialami anak selama satu semester dapat dilaporakan atau dituliskan dalam buku laporan tersebut. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pertemuan dengan orang tua dan mendiskusikan perkembangan dan kemajuan anaknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

1.      Kesimpulan

Evaluasi adalah suatu proses merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternative – alternative keputusan maka setiap kegiatan evaluasi atau penilaian merupakan suatu proses yang sengaja direncanakan untuk memperoleh informasi dan berdasarkan informasi tersebut, kemudian diambil keputusan.

Penilaian adalah penggunaan sistem evaluasi yang bersifat menyeluruh untuk menentukan kualitas dari suatu program atau kemajuan dari seorang anak yang meliputi perkembangan sosial, emosional, fisik-motorik, dan perkembangan intelektualnya.

Penilaian di TK merupakan usaha mendapatkan informasi secara berkala, berkesinambungan dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik melalui kegiatan belajar.

2.      Saran

Agar lebih memahami tentang penilaian di TK, maka penulis memberikan saran sebagai berikut :

  1. Rajin-rajinlah membaca karena dengan membaca akan menambah wawasan.
  2. Bertanyalah jika ada hal yang tidak diketahui kepada dosen atau teman sekelas
  3. Kaitkan materi yang sudah dipelajari dengan kejadian yang ada dilingkungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Aisyah, Siti.dkk.(2009). Pembelajaran Terpadu .Jakarta:Universitas Terbuka

Tayibnapis, Farida Yusuf. 2008. Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi. Jakarta: PT Rineka Cipta

Daryanto. 2008. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Arikunto suharsimi. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara

http://rahmisyahputri99.blogspot.co.id/2014/12/evaluasi-pembelajaran-di-paud-atau-di-tk.html

http://fahrunnisafauziyyah.blogspot.co.id/2015/11/penilaian-perkembangan-anak-usia-dini.html

http://novasuntiayusni.blogspot.co.id/2013/05/evaluasi-dalam-pembelajaran-anak-usia.html

http://ipabi.org/penilaian-pembelajaran-pendidikan-anak-usia-dini/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar